Showing posts with label Indonesia. Show all posts
Showing posts with label Indonesia. Show all posts

Thursday, January 17, 2013

Foto Paha Olivia Marzuki Di Acara Sexophone TRANS TV

Wow Lagi-Lagi paha yang begitu indah kembali terlihat di tayangan publik yaitu Paha Olivia Marzuki.
Simak Foto-Foto Olivia Marzuki yang aduhai sekali haha.

Foto-Foto Paha Olivia Marzuki
 

 

 



 

 


Nah itu dia Foto-Foto Olivia Marzuki yang mulus.
gimana bro tentang foto-foto ini?

Thursday, October 18, 2012

Macam-Macam Puisi dan Contohnya


Puisi (dari bahasa Yunani kuno: ποιέω/ποιῶ (poiéo/poió) = I create) adalah seni tertulis di mana bahasa digunakan untuk kualitas estetiknya untuk tambahan, atau selain arti semantiknya.

Penekanan pada segi estetik suatu bahasa dan penggunaan sengaja pengulangan, meter dan rima adalah yang membedakan puisi dari prosa. Namun perbedaan ini masih diperdebatkan. Beberapa ahli modern memiliki pendekatan dengan mendefinisikan puisi tidak sebagai jenis literatur tapi sebagai perwujudan imajinasi manusia, yang menjadi sumber segala kreativitas. Selain itu puisi juga merupakan curahan isi hati seseorang yang membawa orang lain ke dalam keadaan hatinya.( Sumber )



Puisi Dibagi Menjadi 3 Bagian Yaitu Puisi Lama, Puisi Baru Dan Puisi Konteporer.

Dan Ini Contoh2nya :

  1. Puisi Lama
  2. Puisi Baru
  3. Puisi Kontemporer
Di Situ Terdiri Atas Pengertian Setiap Jenis Puisi, Terima Kasih Sudah Berkunjung dan Membaca Artikel Blog Saya. Sukses Selalu!

3 Macam Puisi Kontemporer dan Contohnya


Macam-Macam Puisi Kontemporer dan Contohnya
Kata kontemporer secara umum bermakna masa kini sesuai dengan perkembangan zaman atau selalu menyesuaikan dengan perkembangan keadaan zaman. Selain itu, puisi kontemporer dapat diartikan sebagai puisi yang lahir dalam kurun waktu terakhir. Puisi kontemporer berusaha lari dari ikatan konvensional puisi iti sendiri. Puisi kontemporer seringkali memakai kata-kata yang kurang memperhatikan santun bahasa, memakai kata-kata makin kasar, ejekan, dan lain-lain. Pemakaian kata-kata simbolik atau lambing intuisi, gaya bahasa, irama, dan sebagainya dianggapnya tidak begitu penting lagi. ( Sumber )

Puisi Konteporer Dibagi 3 Bagian Yaitu :

1. Puisi mantra adalah puisi yang mengambil sifat-sifat mantra. Sutardji Calzoum Bachri adalah orang yang pertama memperkenalkan puisi mantra dalam puisi kontemporer. Ciri-ciri mantra adalah:
Mantra bukanlah sesuatu yang dihadirkan untuk dipahami melainkan sesuatu yang disajikan untuk menimbulkan akibat tertentu
Mantra berfungsi sebagai penghubung manusia dengan dunia misteri
Mantra mengutamakan efek atau akibat berupa kemanjuran dan kemanjuran itu terletak pada perintah.

Contoh:


     Shang Hai
     
     ping di atas pong
     pong di atas ping
     ping ping bilang pong
     pong pong bilang ping
     mau pong? bilang ping
     mau mau bilang pong
     mau ping? bilang pong
     mau mau bilang ping
     ya pong ya ping
     ya ping ya pong
     tak ya pong tak ya ping
     ya tak ping ya tak pong
     sembilu jarak
     Mu merancap nyaring
(Sutardji Calzoum Bachri dalam O Amuk Kapak, 1981)

2. Puisi mbeling adalah bentuk puisi yang tidak mengikuti aturan. Aturan puisi yang dimaksud ialah ketentuan-ketentuan yang umum berlaku dalam puisi. Puisi ini muncul pertama kali dalam majalah Aktuil yang menyediakan lembar khusus untuk menampung sajak, dan oleh pengasuhnya yaitu Remy Silado, lembar tersebut diberi nama "Puisi Mbeling". Kata-kata dalam puisi mbeling tidak perlu dipilih-pilih lagi. Dasar puisi mbeling adalah main-main. Ciri-ciri puisi mbeling adalah:

Mengutamakan unsur kelakar; 
pengarang memanfaatkan semua unsur puisi berupa bunyi, rima, irama, pilihan kata dan tipografi untuk mencapai efek kelakar tanpa ada maksud lain yang disembunyikan (tersirat).

Contoh:

     Sajak Sikat Gigi
     Seseorang lupa menggosok giginya sebelum tidur
     Di dalam tidur ia bermimpi
     Ada sikat gigi menggosok-gosok mulutnya supaya terbuka
     Ketika ia bangun pagi hari
     Sikat giginya tinggal sepotong
     Sepotong yang hilang itu agaknya
     Tersesat di dalam mimpinya dan tak bisa kembali
     Dan ia berpendapat bahwa, 
     kejadian itu terlalu berlebih-lebihan
(Yudhistira Ardi Nugraha dalam Sajak Sikat Gigi, 1974)

3. Puisi konkret adalah puisi yang disusun dengan mengutamakan bentuk grafis berupa tata wajah hingga menyerupai gambar tertentu. Puisi seperti ini tidak sepenuhnya menggunakan bahasa sebagai media. Di dalam puisi konkret pada umumnya terdapat lambang-lambang yang diwujudkan dengan benda dan/atau gambar-gambar sebagai ungkapan ekspresi penyairnya.

Contoh:

     Doktorandus Tikus I
     selusin toga
     me
     nga
     nga
     seratus tikus berkampus
     diatasnya
     dosen dijerat
     profesor diracun
     kucing
     kawin
     dan bunting
     dengan predikat
     sangat memuaskan
(F.Rahardi dalam Soempah WTS, 1983)

Terima Kasih Sudah Berkunjung dan Membaca Artikel Blog Saya, Jika Ingin Ada Yang Di Tanyakan Bisa Komentar...

5 Macam Puisi Baru dan Contohnya

Macam-Macam Puisi Baru dan Contohnya

Puisi baru bentuknya lebih bebas daripada puisi lama baik dalam segi jumlah baris, suku kata, maupun rima.

Ciri-ciri Puisi Baru:

  • Bentuknya rapi, simetris;
  • Mempunyai persajakan akhir (yang teratur);
  • Banyak mempergunakan pola sajak pantun dan syair meskipun ada pola yang lain;
  • Sebagian besar puisi empat seuntai;
  • Tiap-tiap barisnya atas sebuah gatra (kesatuan sintaksis)
  • Tiap gatranya terdiri atas dua kata (sebagian besar) : 4-5 suku kata.
( Sumber )

1. Ode adalah puisi sanjungan untuk orang yang berjasa. Nada dan gayanya sangat resmi (metrumnya ketat), bernada anggun, membahas sesuatu yang mulia, bersifat menyanjung baik terhadap pribadi tertentu atau peristiwa umum.

Contoh:


     Generasi Sekarang
     Di atas puncak gunung fantasi
     Berdiri aku, dan dari sana
     Mandang ke bawah, ke tempat berjuang
     Generasi sekarang di panjang masa
     Menciptakan kemegahan baru
     Pantun keindahan IndonesiaYang jadi kenang-kenangan
     Pada zaman dalam dunia
(Asmara Hadi)

2. Epigram adalah puisi yang berisi tuntunan/ajaran hidup. Epigram berasal dari Bahasa Yunani epigramma yang berarti unsur pengajaran; didaktik; nasihat membawa ke arah kebenaran untuk dijadikan pedoman, ikhtibar; ada teladan.

Contoh:


     Hari ini tak ada tempat berdiri
     Sikap lamban berarti mati
     Siapa yang bergerak, merekalah yang di depan
     Yang menunggu sejenak sekalipun pasti tergilas.
(Iqbal)

3. Elegi adalah puisi yang berisi ratap tangis/kesedihan. Berisi sajak atau lagu yang mengungkapkan rasa duka atau keluh kesah karena sedih atau rindu, terutama karena kematian/kepergian seseorang.

Contoh:


     Senja di Pelabuhan Kecil
     Ini kali tidak ada yang mencari cinta
     di antara gudang, rumah tua, pada cerita
     tiang serta temali. Kapal, perahu tiada berlaut
     menghembus diri dalam mempercaya mau berpaut
     Gerimis mempercepat kelam. Ada juga kelepak elang
     menyinggung muram, desir hari lari berenang
     menemu bujuk pangkal akanan. Tidak bergerak
     dan kini tanah dan air tidur hilang ombak.
     Tiada lagi. Aku sendiri. Berjalan
     menyisir semenanjung, masih pengap harap
     sekali tiba di ujung dan sekalian selamat jalan
     dari pantai keempat, sedu penghabisan bisa terdekap
(Chairil Anwar)

4. Satire adalah puisi yang berisi sindiran/kritik. Berasal dari bahasa Latin Satura yang berarti sindiran; kecaman tajam terhadap sesuatu fenomena; tidak puas hati satu golongan (ke atas pemimpin yang pura-pura, rasuah, zalim etc)

Contoh:

     Aku bertanya
     tetapi pertanyaan-pertanyaanku
     membentur jidat penyair-penyair salon,
     yang bersajak tentang anggur dan rembulan,
     sementara ketidakadilan terjadi
     di sampingnya,
     dan delapan juta kanak-kanak tanpa pendidikan,
     termangu-mangu dl kaki dewi kesenian.
(WS Rendra)

5. Soneta, adalah puisi yang terdiri atas empat belas baris yang terbagi menjadi dua, dua bait pertama masing-masing empat baris dan dua bait kedua masing-masing tiga baris. Soneta berasal dari kata sonneto (Bahasa Italia) perubahan dari kata sono yang berarti suara. Jadi soneta adalah puisi yang bersuara. Di Indonesia, soneta masuk dari negeri Belanda diperkenalkan oleh Muhammad Yamin dan Roestam Effendi, karena itulah mereka berdualah yang dianggap sebagai ”Pelopor/Bapak Soneta Indonesia”. Bentuk soneta Indonesia tidak lagi tunduk pada syarat-syarat soneta Italia atau Inggris, tetapi lebih mempunyai kebebasan dalam segi isi maupun rimanya. Yang menjadi pegangan adalah jumlah barisnya (empat belas baris).

Contoh:

     Gembala
     Perasaan siapa ta ‘kan nyala ( a )
     Melihat anak berelagu dendang ( b )
     Seorang saja di tengah padang ( b )
     Tiada berbaju buka kepala ( a )
     Beginilah nasib anak gembala ( a )
     Berteduh di bawah kayu nan rindang ( b )
     Semenjak pagi meninggalkan kandang ( b )
     Pulang ke rumah di senja kala ( a )
     Jauh sedikit sesayup sampai ( a )
     Terdengar olehku bunyi serunai ( a )
     Melagukan alam nan molek permai ( a )
     Wahai gembala di segara hijau ( c )
     Mendengarkan puputmu menurutkan kerbau ( c )
     Maulah aku menurutkan dikau ( c )
(Muhammad Yamin)

Terima Kasih Sudah Berkunjung dan Membaca Artikel Blog Saya, Jika Ingin Ada Yang Di Tanyakan Bisa Komentar...

7 Macam Puisi Lama dan Contohnya

Macam-Macam Puisi Lama dan Contohnya

Puisi lama adalah puisi yang terikat oleh aturan-aturan. Aturan- aturan itu antara lain :
  • Jumlah kata dalam 1 baris
  • Jumlah baris dalam 1 bait
  • Persajakan (rima)
  • Banyak suku kata tiap baris
  • Irama

Ciri puisi lama:

  • Merupakan puisi rakyat yang tak dikenal nama pengarangnya.
  • Disampaikan lewat mulut ke mulut, jadi merupakan sastra lisan.
  • Sangat terikat oleh aturan-aturan seperti jumlah baris tiap bait, jumlah suku kata maupun rima.

Kan Di Dalam Puisi Itu Di Bagi Menjadi 3 Bagian Yaitu Puisi Lama, Baru dan Konteporer, Nah Di Dalam Puisi Lama Ini Ada 7 Macam Puisi Lama Yaitu :


1. Mantra adalah ucapan-ucapan yang dianggap memiliki kekuatan gaib.

Contoh:


     Assalammu’alaikum putri satulung besar
     Yang beralun berilir simayang
     Mari kecil, kemari
     Aku menyanggul rambutmu
     Aku membawa sadap gading
     Akan membasuh mukamu

2. Pantun adalah puisi yang bercirikan bersajak a-b-a-b, tiap bait 4 baris, tiap baris terdiri dari 8-12 suku kata, 2 baris awal sebagai sampiran, 2 baris berikutnya sebagai isi. Pembagian pantun menurut isinya terdiri dari pantun anak, muda-mudi, agama/nasihat, teka-teki, jenaka.

Contoh:


     Kalau ada jarum patah
     Jangan dimasukkan ke dalam peti
     Kalau ada kataku yang salah
     Jangan dimasukkan ke dalam hati

3. Karmina adalah pantun kilat seperti pantun tetapi pendek.

Contoh:



     Dahulu parang sekarang besi (a)
     Dahulu sayang sekarang benci (a)


4. Seloka adalah pantun berkait.

Contoh:


     Lurus jalan ke Payakumbuh,
     Kayu jati bertimbal jalan
     Di mana hati tak kan rusuh,
     Ibu mati bapak berjalan


5. Gurindam adalah puisi yang berdirikan tiap bait 2 baris, bersajak a-a-a-a, berisi nasihat.

Contoh:

Kurang pikir kurang siasat (a)
Tentu dirimu akan tersesat (a)
Barangsiapa tinggalkan sembahyang (b)
Bagai rumah tiada bertiang (b)
Jika suami tiada berhati lurus (c)
Istri pun kelak menjadi kurus (c)
6. Syair adalah puisi yang bersumber dari Arab dengan ciri tiap bait 4 baris, bersajak a-a-a-a, berisi nasihat atau cerita.

Contoh:


     Pada zaman dahulu kala (a)
     Tersebutlah sebuah cerita (a)
     Sebuah negeri yang aman sentosa (a)
     Dipimpin sang raja nan bijaksana (a)


7. Talibun adalah pantun genap yang tiap bait terdiri dari 6, 8, ataupun 10 baris.

Contoh:


     Kalau anak pergi ke pekan
     Yu beli belanak pun beli sampiran
     Ikan panjang beli dahulu
     Kalau anak pergi berjalan
     Ibu cari sanak pun cari isi
     Induk semang cari dahulu

Terima Kasih Sudah Berkunjung dan Membaca Artikel Blog Saya, Jika Ingin Ada Yang Di Tanyakan Bisa Komentar...

Tuesday, October 9, 2012

Macam-Macam Pantun dan Contohnya

Pantun merupakan salah satu jenis puisi lama yang sangat luas dikenal dalam bahasa-bahasa Nusantara. Pantun berasal dari kata patuntun dalam bahasa Minangkabau yang berarti "petuntun". Dalam bahasa Jawa, misalnya, dikenal sebagai parikan, dalam bahasa Sunda dikenal sebagai paparikan, dan dalam bahasa Batak dikenal sebagai umpasa(baca: uppasa). Lazimnya pantun terdiri atas empat larik (atau empat baris bila dituliskan), setiap baris terdiri dari 8-12 suku kata, bersajak akhir dengan pola a-b-a-b dan a-a-a-a (tidak boleh a-a-b-b, atau a-b-b-a). Pantun pada mulanya merupakan sastra lisan namun sekarang dijumpai juga pantun yang tertulis. ( Sumber Wikipedia )

Dan Pantun Itu Terdiri Atas 8 Macam Pantun Yang Saya Tau, Sebagai Berikut :

Ya Hanya Segini Saja Yang Bisa Saya Sampaikan Tentang Macam-macam Pantun, Jika Dari Daftar Pantun Di Adas Ada Yang Kurang Daftarnya Anda Bisa Memberi Tahu Saya Di Kotak Komentar Dan Saya Akan Menambahnya Kedalam Daftar Di Atas ...

5 Contoh Pantun Anak-Anak


1.  Pergi ke Aceh membawa gitar
    Singgah ke Medan membeli ulos
    Jika ingin jadi anak pintar
    Rajin belajar jangan suka bolos


2.  Ada sisir monyet berkaca
    Ada kuda mirip keledai
    Rajin menulis rajin membaca
    Itu pertanda anak yang pandai


3.  Tanam padi di tengah sawah
    Sawah subur selalu basah
    Pagi hari pergi sekolah
    Sore hari ke madrasah


4.  Saya ingin makan tomat
    tomat dimakan kaya manfaat
    Saya ingin mencari sahabat
    agar hidup punya manfaat


5.  Pergi kekali seorang diri
    Bersihkan diri sambil berenang
    Jika kamu mampu mandiri
    Mama pasti merasa senang
Semoga Pantun-pantun ini membantu anda untuk mengerjakan tugas anda :D...

5 Contoh Pantun Dagang


1.  Tudung saji hanyut terapung
    hanyut terapung di air sungai
    Niat hati hendak pulang kampung
    apa daya tangan tak sampai


2.  Dari malakake negri pahang
    sindah di kendal beli kuini
    Saya ini dagang menumpang
    mengharap belas oranng disini


3.  Pukul gendang kulit biawak
    Sedikit tidak berdentum lagi
    Hendak kemana untung ku bawa
    Sedikitpun tidak beruntung lagi


4.  Gedang-gedang kay di rimba
    Sikeduduk degung berdegung
    Kadang-kadang hatiku iba
    setiap saat duduk termenung


5.  Berlari-lari ke kayu sepat
    disana tempat sarang belalang
    berlari-lari mencari obat
    obat dapat nyawa tlah hilang

Semoga Pantun-pantun ini membantu anda untuk mengerjakan tugas anda :D...

5 Contoh Pantung Adat


1.  Menanam kelapa di pulau Bukum
    Tinggi Sedepa sudah berbuah
    Adat bermula dengan hukum
    Hukum bersandar di Kitabullah


2.  Ikan berenang didalam lubuk
    Ikan belida dadanya panjang
    Adat pinang pulang ke tampuk
    Adat sirih pulang ke gagang


3.  Lebat daun bunga tanjung
    Berbau harum bunga cempaka
    Adat dijaga pusaka dijunjung
    Baru terpelihara adat pusaka


4.  Bukan lebah sembarang lebah
    Lebah bersarang dibuku buluh
    Bukan sembah sembarang sembah
    Sembah bersarang jari sepuluh


5.  Pohon nangka berbuah lebat
    Bilalah masak harum juga
    Berumpun pusaka berupa adat
    Daerah berluhak alam beraja

Semoga Pantun-pantun ini membantu anda untuk mengerjakan tugas anda :D...

5 Contoh Pantun Agama


1.  Banyak bulan perkara bulan
    Tidak semulia bulan puasa
    Banyak tuhan perkara tuhan
    Tidak semulia Tuhan Yang Esa


2.  Daun terap diatas dulang
    Anak udang mati dituba
    Dalam kitab ada terlarang
    Yang haram jangan dicoba


3.  Bunga kenanga diatas kubur
    Pucuk sari pandan Jawa
    Apa guna sombong dan takabur
    Rusak hati badan binasa


4.  Asam kandis asam gelugur
    Ketiga asam si riang-riang
    Menangis mayat dipintu kubur
    Teringat badan tidak sembahyang


5.  Boleh di perah ambil patihnya
    Dalam kancah tarulah bantal
    Boleh berserah kehendak hati-Nya
    Kepada Tuhan tempat tawagal

Semoga Pantun-pantun ini membantu anda untuk mengerjakan tugas anda :D...

5 Contoh Pantun Teka-Teki


1.  Kalau tuan bawa keladi
    Bawakan juga si pucuk rebung
    Kalau tuan bijak bestari
    Binatang apa tanduk dihidung ?


2.  Beras ladang sulung tahun
    Malam malam memasak nasi
    Dalam batang ada daun
    Dalam daun ada isi


3.  Terendak bentan lalu dibeli
    Untuk pakaian saya turun kesawah
    Kalaulah tuan bijak bestari
    Apa binatang kepala dibawah ?


4.  Kalau tuan muda teruna
    Pakai seluar dengan gayanya
    Kalau tuan bijak laksana
    Biji diluar apa buahnya


5.  Tugal padi jangan bertangguh
    Kunyit kebun siapa galinya
    Kalau tuan cerdik sungguh
    Langit tergantung mana talinya ?
( Sumber Wikipedia )

Semoga Pantun-pantun ini membantu anda untuk mengerjakan tugas anda :D...

5 Contoh Pantun Jenaka


1.  Kupu-kupu terbang melintang
    Hinggap menghisap bunga layu
    Mati di rumah menaruh bintang
    Melihat ikan memajat kayu


2.  Dimana kuang hendak bertelur
    Diatas lata dirongga batu
    Dimana tuan hendak tidur
    Diatas dada dirongga susu


3.  Elok berjalan kota tua
    Kiri kanan berbatang sepat
    Elok berbini orang tua
    Perut kenyang ajaran dapat


4.  Sakit kaki ditikam jeruju
    Jeruju ada didalam paya
    Sakit hati memandang susu
    Susu ada dalam kebaya


5.  Naik kebukit membeli lada
    Lada sebiji dibelah tujuh
    Apanya sakit berbini janda
    Anak tiri boleh disuruh

Semoga Pantun-pantun ini membantu anda untuk mengerjakan tugas anda :D...

5 Contoh Pantun Muda


1.  Walaupun enak makan dengan bakwan
    Lebih enak makan dengan tahu
    Walaupun enak jalan dengan teman
    Lebih enak jalan dengan kamu


2.  Manis manis sekepal gula
    Lebih manis sesendok madu
    Manis manis senyum si janda
    Lebih manis senyum bibirmu


3.  Dari Natal pergi ke Tiku
    Di Airbangis singgah dahulu
    Kalau adik ragu hatiku
    Boleh abang cari yang baru


4.  Ayam boleh, ikan pun boleh
    Yang penting ada nasinya
    Hitam boleh, Putih pun boleh
    Yang penting baik hatinya


5.  Hari ini tidak punya henpon
    Kampungan tampaknya
    Kalau sehari tidak ditelepon
    Kelimpungan rasanya

Semoga Pantun-pantun ini membantu anda untuk mengerjakan tugas anda :D...

5 Contoh Pantun Nasihat


1.  Banyak sayur dijual di pasar
    Banyak juga menjual ikan
    Kalau kamu sudah lapar
    cepat cepatlah pergi makan


2.  Kalau harimau sedang mengaum
    Bunyinya sangat berirama
    Kalau ada ulangan umum
    Marilah kita belajar bersama


3.  Hati-hati menyeberang
    Jangan sampai titian patah
    Hati-hati di rantau orang
    Jangan sampai berbuat salah


4.  Manis jangan lekas ditelan
    Pahit jangan lekas dimuntahkan
    Mati semut karena manisan
    Manis itu bahaya makanan.


5.  Buah berangan dari Jawa
    Kain terjemur disampaian
    Jangan diri dapat kecewa
    Lihat contoh kiri dan kanan


Semoga Pantun-pantun ini membantu anda untuk mengerjakan tugas anda :D....

Tuesday, October 2, 2012

5 Contoh Ungkapan dan Artinya


Materi Bahasa dan Sastra Indonesia Contoh Ungkapan
Ungkapan
Ungkapan atau idiom adalah kelompok kata untuk menyatakan sesuatu maksud dalam arti kias.

Contoh:

a. Ungkapan dengan bagian tubuh
1. kecil hati = penakut
2. tebal muka = tidak mempunyai rasa malu

3. hati kecil = maksud yang sebenarnya
4. kecil hati = agak marah; penakut
5. besar hati = a) sombong; b) bangga
6. hati terbuka = senang hati
7. berat hati = kurang suka melakukan
8. lapang hati = sabar
9. tinggi hati = sombong
10. setengah hati = segan-segan
11. berkeras hati = a) menurut kemauannya sendiri; 
                    b) tidak mau mundur.
12. jatuh hati = menjadi cinta
13. mendua hati = bimbang
14. berhati jantung = berperasaan halis
15. berhati batu = tidak menaruh belas kasihan
16. berhati tungau = penakut

b. Ungkapan dengan kata indra
1. perang dingin = perang tanpa senjata, hanya saling menggertak
2. uang panas = uang yang tidak halal
3. melihat dengan mata kepala = secara langsung
4. memasang mata = melihat baik-baik
5. membuang mata = melihat-lihat
6. terbuka matanya = mulai tahu/mengerti
7. mata telinga = kaki tangan
8. mata hati = perasaan dalam hati

c. Ungkapan dengan nama binatang
1) kambing hitam = orang yang disalahkan
2) kuda hitam = pemenang yang tidak diunggulkan

d. Ungkapan dengan bagian-bagian tumbuhan
1) sebatang kara = hidup seorang diri
2) naik daun = mendapat nasib baik

e. Ungkapan dengan kata bilangan

1. berbadan dua = sedang mengandung
2. diam seribu bahasa = tidak berkata sepatah kata pun
3. bersatu padu = bersatu benar-benar
4. bersatu hati = seiya sekata
6. tiada duanya = tidak ada bandingannya
7. telah dua kepalanya = mabuk
8. mendua hati = ragu-ragu
9. setengah hati = tidak dengan bersungguh-sungguh
10. bekerja setengah-setengah = tanggung
11. jalan tengah = keputusan yang diambil dari dua pendapat secara adil
12. setengah tiang = pengibaran bendera tanda berduka cita
13. masuk tiga, keluar empat = membenjakan uang lebih besar dari penghasilannya
14. pertemuan empat mata = pertemuan hanya dua orang
15. kaki lima= lantai di muka pinti atau di tepi jalan
16. tujuh keliling = nama penyakit kepala yang sangat keras

Selamat Menyimak Dan Selamat Mencatat :D

Monday, October 1, 2012

5 Contoh Peribahasa dan Artinya


Materi Bahasa dan Sastra Indonesia Tentang Pribahasa

Peribahasa adalah kata-kata yang merupakan kalimat yang lengkap dan berisi pernyataan suatu keadaan.

CONTOH:

(peribahasa)=(arti peribahasanya)

1.ada gula ada semut=Dimana banyak kesenangan disitulah banyak orang datang

2.ada rotan ada duri=kesenangan tentu ada kesusahan

3.ada ubi ada talas,ada budi ada balas=kejahatan dibalas dengan kejahatan,kebikkan dibalas dengan kebaikkan

4.air pun ada pasang surutnya=senang dan susah selalu silih berganti

5.bagai di sayap dengan sembilu=rasa hati yang sangat pedih

Maaf Bila Ada Yang Salah Atau Tidak Sesuai Artinya dan Semoga Bermanfaat Untuk Kalian Semua :D